Posts

DESA MILANGODAA

Sejarah Desa               Penduduk Desa Milangodaa berasal dari Daerah Gorontalo tepatnya dari suwawa. Kemudian menetap di desa Milangodaa dan mereka itulah yang kemudian berkembang menjadi penduduk Desa Milangodaa sampai dengan sekarang ini. Karena perkembangan penduduk dan lahan pertanian semakin luas, akhirnya menjadi sebuah pemukiman rakyat yang pada saat itu masih dipimpin oleh beberapa pemuka – pemuka ( yang ditokohkan ). Pada tahun 1950, barulah terbentuk Desa milangodaa dengan seorang Kepala Desa ( Sangadi ) yang pertama bernama Lapule Van Gobel yang berasal dari Molibagu.             Kata Milangodaa diambil dari bahasa Gorontalo yang artinya Muara Besar. Pemberian nama Milangodaa tersebut bermula pada saat terjadinya banjir tahun 1952, sehingga pendahulu saat itu memberi nama Desa Milangodaa.           ...

MILANGODAA BARAT

Sejarah Desa Milangodaa Barat mekar dari Desa Milangodaa pada Tahun 2004 dengan dipimpin oleh Kepala Desa yang bernama DARWIS KUYO. Penduduk desa milangodaa Barat berasal dari daerah GORONTALO yaitu dari Daerah Talaga, Suwawa, dan Limboto dimana jumlah penduduk wilayah pada waktu itu hanya 80 KK. Bupati Bolaang Mongondow yang meresmikan Desa Milangodaa Barat adalah Ny. Ha. MARLINA MOHA SIAHAAN yang merupakan Bupati Bolaang Mongondow pada waktu itu. Sebelumnya penduduk Desa Milangodaa Barat mendiami daerah yang disebut KAMPUNG LAMA (Dusun III) dan merupakan Daerah MUARA SUNGAI. Pada masa Pemerintahan Kepala Desa DARWIS KUYO, Pemerintah Desa berpusat di KAMPUNG BARU (Milangodaa). Pada Tahun 2004 pada masa Pemerintahan Kepala Desa Yang bernama DARWIS KUYO, Desa MILANGODAA BARAT resmi di mekarkan dari Desa Milangodaa dengan jumlah KK pada saat itu berjumlah 80 KK yang dibagi dalam 4 (empat) Dusun, Dengan Pusat Pemerintahan Desa kembali lagi ke Daerah Kampung Lama. Peresmian Desa MILANGO...

MOMALIA DUA

Sejarah Desa Berdasarkan riwayat sejarah desa Momalia II bahwa desa Momalia II adalah hasil pemekaran dari desa Momalia (Momalia induk). pada tahun 1995 sangadi desa Momalia DJ. B. Ointu mengajukan pengusulan pemekaran desa dan didukung oleh tokoh-tokoh masyarakat desa yang dimekarkarkan. Pada waktu itu ada dua desa yang diusulkan sekaligus untuk dimekarkan, yaitu desa Momalia II yang kedudukannya berada di dusun V (Momalia Kiki) dan desa Momalia III berkedudukan didusun I (Lowoo). Setelah melalui beberapa Proses pengajuan tersebut, maka pada bulan mei 1996 ditetapkan menjadi desa persiapan. Desa Momalia II dengan penjabat sangadi desa persiapan yakni bapak Rustam Mokoagow .  dengan semangat yang membara, rakyat dan pemerintah yang terbentuk, melaksanakan pembangunan dengan sungguh-sungguh dan  terencana. Akhirnya dengan perjuangan ini maka pada bulan afril tahun 1997 pengesahan desa persiapan desa Momalia II menjadi desa yang definitif dan menetapkan kembali bapak Rusta...

MOMALIA SATU

Sejarah Desa Cerita yang turun temurun dari generasi ke generasi mengisahkan bagaimana terbentuknya desa momalia pada waktu itu.  Konon cerita orang tua-tua bahwa pada waktu ada sekelompak orang yang berasal dari daerah Gorontalo yang berlayar menggunakan rakit yang terbuat dari bambu air (WAWOHU) dan kelompok lain menggunakan perahu kecil (UTAEYA), bahasa Gorontalo asli, dengan tujuan mengembara mencari nafkah dan para juragan dengan tujan mencari musuh, karena pada waktu ada 3 suku yang terkenal dengan menggunakan perahu dan bersenjatakan panah sebagai pembunuh manusia apabila bertemu. Ketiga suku itu adalah, suku TOBELO, LOLODA, MANGGINANO. Sekelompak orang tersebut berlayar menyusuri tepian pantai selatan menuju arah timur dengan berbulan-bulan lamanya dan melewati beberapa tempat yang diberi nama sesuai dengan keadaan pada waktu itu yakni “LITO” berasal dari bahasa Gorontalo yang berarti satu teluk kecil yang tersembunyi dan sunyi tanpa penduduk dan ditumbuhi kayu-kayuan...

DESA SAKTI

Sejarah Desa Desa Sakti merupakan hasil pemekaran dari Desa Sinombayuga yang diawali dengan rapat musyawarah panitia, sehingga melahirkan satu kesepakatan untuk melaksanakan pemekaran dan mendapat respon dari Pemerintah Desa dan Pemerintah Kecamatan. Dengan persetujuan dari Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow yang diwujudkan dengan Surat Keputusan Bupati Bolaang Mongondow No . 103 tanggal 4 Juli Tahun 2006, sehingga lahirlah Desa Persiapan Sakti yang dikeluarkan melalui Surat Keputusan Bupati Bolaang Mongondow No, 104 Tanggal 2 Agustus tahun 2006 telah dikukuhkan menjadi Desa Definitif. Desa Sakti merupakan hasil pemekaran dari Sinombayuga yaitu dari kata SAKTI yang diambil dari kependekan kata Sinombayuga Adalah Keturunan Ilmu artinya Sinombayuga keturunan orang berpendidikan.

DESA TONALA

Sejarah Desa Penduduk Desa Tonala berasal dari desa Meyambanga yang tepatnya adalah desa pemekaran, yang awal wilayah dusun II dan dusun III Desa Meyambanga. Kemudian warga masyarakat yang berada di kedua dusun tersebut mengadakan musyawarah bersma dengan Badan Perwakilan Desa dan Pemerintah Desa pada waktu itu untuk merencanakan Pemekaran Desa Meyambanga menjadi 3 (tiga) Desa. Setelah beberapa kali perundingan maka disepakati bahwa, Dusun II dan Dusun III berdiri menjadi Satu Desa dan diberi nama  DESA TONALA. Asal Kata Nama Tonala Adapun nama desa Tonala di ambil dari sejarah orang – orang tua kampung yang ada di wiliayah ini. Konon di wilayah ini tumbuh sebatang pohon besar yang bernama  Pohon Tangalo . Pohon tersebut tumbuh subur dan rindang yang boleh masyarakat pada waktu itu dianggap keramat, sehingga oleh orang – orang tua pada waktu itu dijadikan basis pertahanan untuk melawan atau mengusir para penjajah yang datang ke wilayah ini. Desa Tonala terbentuk berda...

DESA MEYAMBANGA

Sejarah Desa Sejarah Desa Asal usul Penduduk Desa Meyambanga Penduduk Desa Meyambanga memulai pemukiman dari proses perladangan pada sekitar abad ke XIX oleh kurang lebih 40 orang asal dari daerah Gorontalo ( Sekarang Provinsi Gorontalo ) dibawah prakasa HEME DENTAW serta kawan – kawanya antara lain PAKEY, UMBALO, dan MATEDE saat itu hutan daratan belum terjamah oleh manusia dan mereka inilah yang pertama – tama merombak hutan menjadi areal perladangan dengan lebih dulu membuat pinggiran pantai seperti pasir putih manggadaa, Tonala ( Lokasi Pasar ), Pinongkuda terus merambah ke timur TAPA BILUANGO ( Kampung Baru ) Dan DUDEPUHE, Disaat sepserti ini di antara mereka ada yang kerasan dan betah berladang sehingga terus menetap dan keturunan merekalah yang kemudian berkembang menjadi penduduk Desa Meyambanga, Seperti Heme Dentaw, Umbalo Botutihe, Kaupe Ruhban. Atas komando dari Heme Daintaw dan berkenaan dengan lahirnya seorang bayi pada tahun 1901, sehingga diberi nama “Kinali “ ko...