Posts

MOMALIA DUA

Sejarah Desa Berdasarkan riwayat sejarah desa Momalia II bahwa desa Momalia II adalah hasil pemekaran dari desa Momalia (Momalia induk). pada tahun 1995 sangadi desa Momalia DJ. B. Ointu mengajukan pengusulan pemekaran desa dan didukung oleh tokoh-tokoh masyarakat desa yang dimekarkarkan. Pada waktu itu ada dua desa yang diusulkan sekaligus untuk dimekarkan, yaitu desa Momalia II yang kedudukannya berada di dusun V (Momalia Kiki) dan desa Momalia III berkedudukan didusun I (Lowoo). Setelah melalui beberapa Proses pengajuan tersebut, maka pada bulan mei 1996 ditetapkan menjadi desa persiapan. Desa Momalia II dengan penjabat sangadi desa persiapan yakni bapak Rustam Mokoagow .  dengan semangat yang membara, rakyat dan pemerintah yang terbentuk, melaksanakan pembangunan dengan sungguh-sungguh dan  terencana. Akhirnya dengan perjuangan ini maka pada bulan afril tahun 1997 pengesahan desa persiapan desa Momalia II menjadi desa yang definitif dan menetapkan kembali bapak Rusta...

MOMALIA SATU

Sejarah Desa Cerita yang turun temurun dari generasi ke generasi mengisahkan bagaimana terbentuknya desa momalia pada waktu itu.  Konon cerita orang tua-tua bahwa pada waktu ada sekelompak orang yang berasal dari daerah Gorontalo yang berlayar menggunakan rakit yang terbuat dari bambu air (WAWOHU) dan kelompok lain menggunakan perahu kecil (UTAEYA), bahasa Gorontalo asli, dengan tujuan mengembara mencari nafkah dan para juragan dengan tujan mencari musuh, karena pada waktu ada 3 suku yang terkenal dengan menggunakan perahu dan bersenjatakan panah sebagai pembunuh manusia apabila bertemu. Ketiga suku itu adalah, suku TOBELO, LOLODA, MANGGINANO. Sekelompak orang tersebut berlayar menyusuri tepian pantai selatan menuju arah timur dengan berbulan-bulan lamanya dan melewati beberapa tempat yang diberi nama sesuai dengan keadaan pada waktu itu yakni “LITO” berasal dari bahasa Gorontalo yang berarti satu teluk kecil yang tersembunyi dan sunyi tanpa penduduk dan ditumbuhi kayu-kayuan...

DESA SAKTI

Sejarah Desa Desa Sakti merupakan hasil pemekaran dari Desa Sinombayuga yang diawali dengan rapat musyawarah panitia, sehingga melahirkan satu kesepakatan untuk melaksanakan pemekaran dan mendapat respon dari Pemerintah Desa dan Pemerintah Kecamatan. Dengan persetujuan dari Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow yang diwujudkan dengan Surat Keputusan Bupati Bolaang Mongondow No . 103 tanggal 4 Juli Tahun 2006, sehingga lahirlah Desa Persiapan Sakti yang dikeluarkan melalui Surat Keputusan Bupati Bolaang Mongondow No, 104 Tanggal 2 Agustus tahun 2006 telah dikukuhkan menjadi Desa Definitif. Desa Sakti merupakan hasil pemekaran dari Sinombayuga yaitu dari kata SAKTI yang diambil dari kependekan kata Sinombayuga Adalah Keturunan Ilmu artinya Sinombayuga keturunan orang berpendidikan.

DESA TONALA

Sejarah Desa Penduduk Desa Tonala berasal dari desa Meyambanga yang tepatnya adalah desa pemekaran, yang awal wilayah dusun II dan dusun III Desa Meyambanga. Kemudian warga masyarakat yang berada di kedua dusun tersebut mengadakan musyawarah bersma dengan Badan Perwakilan Desa dan Pemerintah Desa pada waktu itu untuk merencanakan Pemekaran Desa Meyambanga menjadi 3 (tiga) Desa. Setelah beberapa kali perundingan maka disepakati bahwa, Dusun II dan Dusun III berdiri menjadi Satu Desa dan diberi nama  DESA TONALA. Asal Kata Nama Tonala Adapun nama desa Tonala di ambil dari sejarah orang – orang tua kampung yang ada di wiliayah ini. Konon di wilayah ini tumbuh sebatang pohon besar yang bernama  Pohon Tangalo . Pohon tersebut tumbuh subur dan rindang yang boleh masyarakat pada waktu itu dianggap keramat, sehingga oleh orang – orang tua pada waktu itu dijadikan basis pertahanan untuk melawan atau mengusir para penjajah yang datang ke wilayah ini. Desa Tonala terbentuk berda...

DESA MEYAMBANGA

Sejarah Desa Sejarah Desa Asal usul Penduduk Desa Meyambanga Penduduk Desa Meyambanga memulai pemukiman dari proses perladangan pada sekitar abad ke XIX oleh kurang lebih 40 orang asal dari daerah Gorontalo ( Sekarang Provinsi Gorontalo ) dibawah prakasa HEME DENTAW serta kawan – kawanya antara lain PAKEY, UMBALO, dan MATEDE saat itu hutan daratan belum terjamah oleh manusia dan mereka inilah yang pertama – tama merombak hutan menjadi areal perladangan dengan lebih dulu membuat pinggiran pantai seperti pasir putih manggadaa, Tonala ( Lokasi Pasar ), Pinongkuda terus merambah ke timur TAPA BILUANGO ( Kampung Baru ) Dan DUDEPUHE, Disaat sepserti ini di antara mereka ada yang kerasan dan betah berladang sehingga terus menetap dan keturunan merekalah yang kemudian berkembang menjadi penduduk Desa Meyambanga, Seperti Heme Dentaw, Umbalo Botutihe, Kaupe Ruhban. Atas komando dari Heme Daintaw dan berkenaan dengan lahirnya seorang bayi pada tahun 1901, sehingga diberi nama “Kinali “ ko...

DESA LUWO'O

Sejarah Desa SEJARAH DESA LUWOO Untuk melihat latar belakang Sejarah Desa Luwoo dapat ditinjau dalam dua priode, yaitu Priode sebelum Definitip dan sesudah  Definitip. Periode Sebelum Definitip Pada tahun 1992 Luwoo di datangi oleh 3 (tiga) orang untuk membuka perkebunan. Sebelah barat dikuasai oleh Kadera Bulupu Nelo alias Bapu Konoo yang merupakan anak emas dan seorang pemburu dari Raja Bolango Polopa Van Gobel. Bagian tengah dikuasai oleh Teme Tekulu dari Gorontalo dan bagian timur dikuasai oleh Teme Talena Ointu dari Molibagu.Ketiga orang sepakat memberikan nama Luwoo yang memiliki arti “Hol” atau “Teluk”. Pada waktu itu Luwoo terbagi 2 (dua) yaitu Luwoo Kiki dan Luwoo Daa yang artinya Hol Kecil dan Hol Besar. Wilayah Pemerintahan Luwoo pada waktu itu berkedudukan di Pilolahunga dan Sangadinya (Kepala Desa) adalah Teme Asmina yang berada di wilayah Bolaang Uki. Pada tahun 1937 Pemerintahan Pilolahunga di pindahkan ke  Momalia dan Sangadinya (Kepala Desa) adal...

DESA LION

Sejarah Desa Asal penduduk Desa Lion, berasal dari daerah Gorontalo kususnya dari Bolango – tapa, di bawah pimpinan seorang yang bernama Volapa van Gobel alias Timbi Mitu pada abad ke XVI – 76 tepatnya pada tahun 1582. Mereka tinggal di Desa Lion selama beberapa puluh tahun lamanya, hingga masih sempat membuat sebuah rumah khusus yang disebut mahligai ( dalam bahasa Gorontalo malihe ) yaitu sebuah rumah besar sebagai tempat tinggal dari raja ( Polapa van Gobel ) serta membuka lahan pertanian di Ulu Lion yang lokasi tersebut di beri nama : Huliya. Huliya dalam bahasa Gorontalo berarti : rahasia, artinya tempat tersembunyi dan di rahasiakan, sebab pada saat itu merajalelanya bajak laut yakni orang-orang Loloda dan Mangginano. Sehingga masyarakat bersembunyi dilokasi tersebut untuk menghindari bajak laut. Kemudian rombongan dari Polapa van Gobel ini meneruskan perjalanan menuju kearah timur hingga sampai di Molibagu dan sebagian dari mereka yang tidak ikut lagi meneruskan perjal...